
"TERROR IBU - KHW NUSANTARA 128 RIAU" dari kanal Nadia Omara:
Kisah ini dibagikan oleh seorang bernama Laras dari Riau, yang menceritakan teror mistis yang dialami keluarganya, terutama ibunya, pada tahun 2016.
Awal Mula Teror
Kejadian aneh dimulai saat keluarga Laras bersiap untuk tidur.
Belatung di Bawah Bantal: Sekitar pukul 9 malam, ibu Laras berteriak kencang setelah menemukan sekumpulan belatung di bawah bantal adik Laras, Rina. Belatung-belatung itu tersusun rapi membentuk lingkaran menyerupai kepala manusia, dengan satu belatung berwarna hitam di bagian tengahnya. Ayah Laras membersihkannya, namun sang ibu terus memikirkannya.
Tutup Kaleng Berputar: Keesokan harinya, ibu kembali dikejutkan oleh suara benda jatuh di kamar ganti. Benda itu adalah tutup kaleng bedak besar yang anehnya terus berputar lama di lantai meskipun bentuknya tidak memungkinkan.
Serangan Kesurupan (Possession)
Sekitar seminggu kemudian, gangguan meningkat drastis:
Kesurupan Pertama: Menjelang Maghrib, ibu Laras tiba-tiba menjerit dan kesurupan. Wajahnya terlihat tua dan mengerikan, seperti nenek-nenek berumur 70 tahun. Ayah Laras membacakan ayat suci Al-Qur'an dan menyetel Murottal, membuat ibu memberontak sebelum akhirnya pingsan, sadar, dan muntah-muntah.
Kesurupan Kedua & Intervensi: Hal ini terulang keesokan harinya di waktu yang sama. Ayah Laras memanggil pamannya (Om Dani) untuk membantu [08:36]. Dalam kondisi kerasukan, ibu bertingkah agresif dan mencoba meninju Om Dani.
Kesurupan Ketiga & Kedatangan Pak Kasim: Beberapa hari kemudian, menjelang Maghrib, ibu kembali kesurupan. Setelah badannya terkulai lemas, ia membuka mata dengan tatapan tajam dan tertawa melengking dengan suara seperti "Mbak Kunti". Om Dani datang bersama seorang 'orang pintar' bernama Pak Kasim. Sosok yang merasuki ibu berbicara bahasa Jawa dan mengancam akan membunuh ibu jika ayah tidak melepaskannya.
Mengungkap Pelaku dan Pembersihan
Pak Kasim kemudian berupaya mengidentifikasi pengirim santet tersebut.
Wajah Pelaku di Leher Ayah: Untuk mengetahui ciri-ciri pelaku, ayah Laras menggantikan posisi Laras untuk ritual kecil. Setelah leher ayah diikat sarung dan dibacakan doa, tiba-tiba muncul gambar wajah seorang laki-laki tua dengan ciri dagu menonjol ke depan di bagian belakang lehernya. Ayah Laras tidak mengenali wajah tersebut.
Jaruk Jahit Raksasa: Keesokan harinya, saat proses pengobatan dilakukan, Laras yang sedang berada di teras dipanggil masuk oleh ayahnya. Tepat ketika Laras melangkahkan kaki masuk, tiba-tiba satu jarum jahit berukuran besar melesat cepat dari luar, terbang tepat di samping Laras, dan ditangkap oleh Pak Kasim yang dibalut kain.
Belatung Ratusan: Saat ibu diangkat dari kasur, mereka menemukan banyak belatung berkumpul di bawah tubuh ibu dan membentuk pola tubuh ibu dengan rapi. Lebih banyak belatung ditemukan di bawah kasur dan menyebar ke seluruh rumah. Semua belatung dikumpulkan dan dibakar oleh Pak Kasim.
Penjelasan dan Akhir Cerita
Motif Santet: Pak Kasim menjelaskan bahwa teror itu adalah kiriman santet dari seseorang yang terobsesi pada ibu Laras dan ingin menghancurkan rumah tangga mereka. Belatung-belatung itu berasal dari "tiga mayat" yang dikirimkan ke rumah.
Pindah Rumah: Karena teror yang semakin parah dan melekat pada rumah kontrakan itu, Pak Kasim menyarankan mereka pindah. Keluarga Laras segera mempercepat pembangunan rumah baru mereka dan pindah dalam waktu dua bulan. Sejak saat itu, kondisi ibu Laras kembali normal, dan gangguan-gangguan mistis tidak pernah terjadi lagi.
Link video: TERROR IBU - KHW NUSANTARA 128 RIAU
0 Komentar