
HANTU LULUN SAMAK SI PENUNGGU SUNGAI - KHW - JAWA BARAT dari Nadia Omara.
khw ini menceritakan kisah horor yang dialami oleh seorang wanita bernama Intan pada akhir tahun 2012 di salah satu kampung angker di Jawa Barat.
Latar Belakang:
Kampung tempat Intan tinggal dilintasi oleh sungai besar yang angker dan dipercaya dihuni oleh sosok urban legend yang disebut Hantu Lulun Samak [02:00:54].
Hantu Lulun Samak digambarkan sering muncul dalam wujud tikar atau labi-labi (sejenis kura-kura) dan diyakini suka menghisap darah orang yang melintas di wilayahnya [02:14:46].
Ada pantangan bagi orang asli Bandung untuk tidak masuk ke sungai tersebut [02:50:52].
Sungai tersebut sudah lama tidak ramai karena setiap tahun selalu ada berita orang tenggelam dan hilang, yang jarang ditemukan pada hari yang sama dan kebanyakan korbannya adalah orang dari luar daerah.
Peristiwa Tenggelam:
Intan dan teman-temannya (Tiwi, Anis, Mita, Hana, dan Dian) belajar mengaji di madrasah.
Dian, Anis, Mita, dan Hana berencana untuk bermain dan merujak di sungai keesokan harinya, meskipun Intan dan Kak Tiwi tidak ikut.
Pada hari Minggu pagi, Intan melihat Dian, Anis, Mita, dan Hana berjalan menuju sungai.
Sekitar pukul 10 pagi, Intan dikejutkan oleh keramaian orang dan teriakan Tiwi yang panik, mengabarkan bahwa anak-anak itu tenggelam di sungai.
Di lokasi, Hana, Mita, dan Anis sudah berhasil diselamatkan warga (Anis dalam keadaan pingsan), namun Dian masih hilang.
Proses Pencarian Dian:
Warga terkejut karena ini adalah kali pertama warga asli kampung yang menjadi korban tenggelam.
Tubuh Dian ditemukan oleh seorang warga, tetapi setiap kali ditarik, tubuh Dian terasa sangat licin seperti belut dan terlepas kembali.
Mang Udin, warga asli Bandung yang ikut menyebur, tiba-tiba tenggelam dan berteriak, mengatakan ada yang menarik kakinya, sosok hitam seperti gurita, yang dipercaya warga adalah ulah Hantu Lulun Samak, sesuai pantangan orang Bandung tidak boleh masuk sungai.
Setelah berulang kali gagal, tubuh Dian akhirnya berhasil ditarik keluar dari air oleh warga dengan bantuan seorang anak kecil. Dian ditemukan di titik yang berlawanan dengan arus sungai, menguatkan dugaan ada yang menariknya.
Dian dinyatakan meninggal dunia setelah 15 menit tidak memberikan respons.
Kronologi dari Anis (yang Selamat):
Dian menunjukkan gelagat aneh sebelum berangkat, sering berbicara tentang tenggelam dan kematian. Dian juga datang bulan saat itu, namun tetap nekat ikut ke sungai.
Saat asyik bermain, mereka didatangi seorang kakek yang tidak dikenal, yang menyuruh mereka pulang dengan suara lirih tapi tegas, namun mereka tidak mengindahkannya.
Dian sempat melontarkan kalimat janggal, "Tengok aku kalau aku tenggelam berarti badan aku bakal ngambang kayak gini lah ya" sambil telentang di air.
Tidak lama setelah itu, mereka berempat tiba-tiba terperosok dan tenggelam, sementara arus sungai berubah deras.
Saat Dian ditarik, para pemuda merasa ada sesuatu yang menarik Dian dari dalam air, seperti terjadi rebutan tubuh Dian.
Anis sempat melihat kakek yang menegur mereka sedang duduk di batu besar sambil menggelengkan kepala sebelum kakek itu tiba-tiba menghilang sesaat sebelum mereka tenggelam, yang diduga adalah Aki Bugis, sosok leluhur kampung.
Dampak Setelah Kejadian:
Anis yang selamat dari tenggelam menjadi sering kesurupan dan mengigau tentang kejadian tenggelam itu.
Ada warga yang mengaku bertemu dengan arwah Dian di sungai, yang suaranya menyuruh mereka pulang karena sudah sore.
Video ini dapat ditonton pada tautan berikut: http://www.youtube.com/watch?v=FKKDKiRinoA
0 Komentar