
Rasa Benci yang Berujung Tragedi
Isabella Guzman mulai membenci ibunya, Yun-Mi Hoy, setelah Yun-Mi menikah lagi dengan ayah tiri Isabella, Ryan Hoy.
Isabella merasa ibunya egois dan menganggap tidak ada yang pantas menggantikan ayah kandungnya.
Sikapnya berubah drastis menjadi anak yang kurang ajar, suka melawan, dan sering terlibat pertengkaran hebat dengan ibunya, bahkan sampai meludahi.
Malam Pembunuhan Mengerikan
Konflik memuncak pada Agustus 2013:
Ancaman: Yun-Mi Hoy sempat melapor ke polisi dan menghubungi mantan suaminya (ayah kandung Isabella) setelah menerima email ancaman dari Isabella. Polisi datang untuk menasihati, tetapi Isabella hanya diam dan tidak merespons.
Tragedi: Malam harinya, Yun-Mi Hoy tiba di rumah dan langsung berlari ke kamar mandi. Ryan Hoy (ayah tiri) mendengar teriakan keras dan melihat darah mengalir dari bawah pintu kamar mandi.
Keluarnya Pelaku: Saat suara teriakan hilang, pintu terbuka dan Isabella keluar dengan tatapan kosong sambil membawa pisau berlumuran darah.
Korban: Yun-Mi Hoy ditemukan tewas di kamar mandi setelah menerima 151 tusukan di bagian muka dan leher.
Senyum Maut di Persidangan dan Skizofrenia
Isabella ditangkap setelah sempat buron. Momen yang paling menggemparkan adalah saat persidangan:
Isabella masuk ruang sidang dan tampak sama sekali tidak merasa bersalah.
Alih-alih menangis atau menyesal, dia malah melemparkan senyum ke arah wartawan.
Motif pembunuhan yang diungkap Isabella sungguh "ngejelimet":
Dia mengaku membunuh ibunya bukan atas kemauannya, melainkan atas perintah "Cecilia", sosok halusinasi yang selalu menemaninya.
Cecilia memerintahkannya untuk membunuh Yun-Mi Hoy demi "menyelamatkan dunia".
Hasil pemeriksaan kejiwaan menunjukkan bahwa Isabella menderita skizofrenia, yang membuatnya tidak bisa membedakan halusinasi dari kenyataan. Oleh karena itu, Isabella dinyatakan tidak bersalah karena penyakit mentalnya. Ia tidak dipenjara, melainkan dikirim ke rumah sakit jiwa di Colorado untuk menjalani pengobatan.
Kasus Isabella ini menjadi viral karena kecantikan wajahnya yang kontras dengan kekejian perbuatannya. Di balik pesona, ada gangguan mental yang mengerikan, Wak.
0 Komentar